Pelaporan dan Pengungkapan Akuntansi Internasional

NAMA      : SYARIF SAEFULLAH (4EB21)

NPM         : 26210788

MATKUL : AKUNTANSI INTERNASIONAL

Perkembangan Pengungkapan

Perkembangan sistem pengungkapan berkaitan erat dengan perkembangan sistemakuntansi. Standar dan praktik pengungkapan dipengaruhi oleh sumber-sumber keuangan,sistem hukum, ikatan politik dan ekonomi, tingkat pembangunan ekonomi, tingkat pendidikan, budaya, dan pengaruh lainnya.Pada umumnya perbedaan nasional dalam pengungkapan didorong oleh perbedaandalam tata kelola perusahaan dan keuangan. Di Amerika Serikat, Inggris dan negara-negaraAnglo Amerika lainnya, pasar ekuitas menyediakan kebanyakan pendanaan yang dibutuhkan perusahaan sehingga menjadi sangat maju. Di pasar-pasar tersebut, kepemilikan cenderungtersebar luas di antara banyak pemegang saham dan perlindungan terhadap investor sangatditekankan. Investor ins‘ sionxml;mema9, an pecatin yahtmlemak, imenting di negara-negaraini, menuntut pengembalian keuangan dan nilai pemegang saham yang meningkat untuk menjamin perlindungan terhadap investasi mereka.Di kebanyakan negara-negara lain (seperti Prancis, Jepang dan beberapa negara pasar yang berkembang), Kepemilikan saham tetap terkonsentrasi dan bank (dan atau pemilik keluarga) secara tradisional menjadi sumber utama pembiayaan perusahaan. Bank-bank ini,kalangan dalam dan lainnya memperoleh banyak informasi mengenai posisi keuangan danaktivitas perusahaan.

Pengungkapan Sukarela

Beberapa studi menunjukkan bahwa manajer memiliki dorongan untuk mengungkapkaninformasi mengenai kinerja perusahaan saat ini dan saat mendatang secara sukarela. Dalamlaporan terakhir, Badan Standar Akuntansi Keuangan (FASB) menjelaskan sebuah proyek FASB mengenai pelaporan bisnis yang mendukung pandangan bahwa perusahaan akanmendapatkan manfaat pasar modal dengan meningkatkan pengungkapan sukarelanya. Laporanini berisi tentang bagaimana perusahaan dapat menggambarkan dan menjelaskan potensiinvestasinya kepada para investor.Sejumlah aturan, seperti aturan akuntansi dan pengungkapan, dan pengesahan oleh pihak ketiga (seperti auditing) dapat memperbaiki berfungsinya pasar. Aturan akuntansimencoba mengurangi kemampuan manjer dalam mencatat transaksi-transaksi ekonomi dengan cara yang tidak mewakili kepentingan terbaik pemegang saham. Aturan pengungkapanmenetapkan ketentuan-ketentuan untuk memastikan bahwa para pemegang saham menerimainformasi yang tepat waktu, lengkap dan akurat.

Ketentuan Pengungkapan Wajib

Pada umumnya Bursa efek dan badan regulator pemerintah mengharuskan perusahaan perusahaan asing yang mencatatkan saham untuk memberi informasi keuangan dan informasinon keuangan yang sama dengan yang diharuskan kepada perusahaan domestik. Setiapinformasi yang diumumkan, dibagikan kepada para pemegang saham atau yang dilaporkankepada badan regulator di pasar domestik. Namun demikian, kebanyakan negara tidak mengawasi atau menegakkan pelaksanaan ketentuan ”kesesuaian pengungkapan antar wilayah(yuridiksi). ”Perlindungan terhadap pemegang saham berbeda antara satu negara dengan negara lain. Negara-negara Anglo Amerika seperti Kanada, Inggris, dan Amerika Serikat memberikan perlindungan kepada pemegang saham yang ditegakkan secara luas dan ketat. Sebaliknya, perlindungan kepada para pemegang saham kurang mendapat perhatian di beberapa negara lainseperti Cina contohnya, yang melarang insider trading (perdagangan yang melibatkan kalangandalam) sedangkan penegakan hukum yang lemah membuat penegakan aturan ini hampir tidak ada.

Praktik Pelaporan dan Pengungkapan

Aturan pengungkapan sangat berbeda di seluruh dunia dalam beberapa hal sepertilaporan arus kas dan perubahan ekuitas, transaksi pihak terkait, pelaporan segmen, nilai wajar aktiva dan kewajiban keuangan dan laba per saham. Pada bagian ini perhatian dipusatkan pada:

1.   Pengungkapan “Informasi yang melihat ke masa depan” yang mencakup:

a. ramalan pendapatan, laba rugi, laba rugi per saham (EPS), pengeluaran modal, dan poskeuangan lainnya

b. informasi prospektif mengenai kinerja atau posisi ekonomi masa depan yang tidak terlalu pasti bila dibandingkan dengan proyeksi pos, periode fiskal, dan proyeksi jumlah

c. laporan rencana manajemen dan tujuan operasi di masa depan.Kebanyakan perusahaan di masing-masing negara menyajikan pengungkapan informasimengenai rencana dan tujuan manjemen. Sebaliknya lebih sedikit perusahaan yangmengungkapkan ramalan, dari paling rendah dua perusahaan di Jepang dan paling tinggi 31 perusahaan di Amerika Serikat. Kebanyakan ramalan di AS dan Jerman menyangkut pengeluaran modal, bukan laba dan penjualan.

2.   Pengungkapan segmen

Permintaan investor dan analis akan informasi mengenai hasil operasi dan keuangansegmen industri tergolong signifikan dan semakin meningkat. Contoh, para analis keuangan diAmerika secara konsisten telah meminta data laporan dalam bentuk disagregat yang jauh lebihdetail dari yang ada sekarang. Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS) jugamembahas pelaporan segmen yang sangat mendetail. Laporan ini membantu para penggunalaporan keuangan untuk memahami secara lebih baik bagaimana bagian-bagian dalam suatu perusahaan berpengaruh terhadap keseluruhan perusahaan.

3.   Laporan arus kas dan arus dana

IFRS dan standar akuntansi di Amerika Serikat, Inggris, dan sejumlah besar negara-negara lain mengharuskan penyajian laporan arus kas.

4.   Pengungkapan tanggung jawab sosial

Saat ini perusahaan dituntut untuk menunjukkan rasa tanggung jawab kepadasekelompok besar yang disebut sebagai pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) yaitukaryawan, pelanggan, pemasok, pemerintah, kelompok aktivis, dan masyarakat umum.Informasi mengenai kesejahteraan karyawan telah lama menjadi perhatian bagiorganisasi buruh. Bidang permasalahan yang menjadi perhatian terkait dengan kondisi kerja,keamanan pekerjaan, kesetaraan dalam kesempatan, keanekaragaman angkatan kerja dantenaga kerja anak-anak. Pengungkapan karyawan juga diminati oleh para investor karenamemberikan masukan berharga mengenai hubungan kerja, biaya, dan produktivitas perusahaan.

5. Pengungkapan khusus bagi para pengguna laporan keuangan non domestik dan atas prinsipakuntansi yang digunakan

Laporan keuangan dapat berisi pengungkapan khusus untuk mengakomodasi para pengguna laporan keuangan nondomestik. Pengungkapan yang dimaksud seperti :

a.Penyajian ulang untuk kenyamanan” informasi keuangan ke dalam mata uangnondomestik

b. Penyajian ulang hasil dan posisi keuangan secara terbatas menurut keompok kedua standar akuntansi

c. Satu set lengkap laporan keuangan yang disusun sesuai dengan kelompok kedua standar akuntansi; dan beberapa pembahasan mengenai perbedaan antara prinsip akuntansi yang banyak digunakan dalam laporan keuangan utama dan beberapa set prinsip akuntansi yanglain.Banyak perusahaan di negara-negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama juga melakukan penerjemahan seluruh laporan tahunan dari bahasa negara asalke dalam bahasa Inggris. Juga, beberapa perusahaan menyusun laporan keuangan yang sesuaidengan standar akuntansi yang diterima secara lebih luas daripada standar domestik (khususnyaIFRS atau GAAP AS) atau yang sesuai dengan baik standar domestik maupun kelompok kedua prinsip akuntansi.

sumber :

http://zahara-17.blogspot.com/2012/06/pelaporan-dan-pengungkapan-akuntansi.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s